Situs Kesehatan Terbaik dan Terupdate di Indonesia

Mastektomi untuk Kanker Payudara Penjelasan Lengkap dan Pilihan Rekonstruksi

Mastektomi adalah prosedur bedah untuk mengangkat seluruh atau sebagian jaringan wartapublik.id  payudara. Operasi ini umumnya dilakukan pada pasien kanker payudara sebagai langkah pengobatan atau pencegahan. Pada beberapa kasus, mastektomi juga disarankan untuk orang yang memiliki risiko tinggi terkena kanker

Payudara akibat faktor genetik.

Terdapat beberapa jenis mastektomi, di antaranya:

Alasan Dilakukannya Mastektomi

Dokter biasanya merekomendasikan mastektomi jika:

Selain itu, mastektomi juga bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin mencegah kanker payudara di masa depan, khususnya jika memiliki riwayat keluarga yang kuat terhadap penyakit ini.

Proses Operasi Mastektomi

Sebelum operasi, pasien akan menjalani pemeriksaan fisik, tes darah, dan pencitraan seperti mamografi atau MRI. Operasi dilakukan dengan anestesi umum sehingga pasien tidak sadar selama prosedur.
Tahapan operasi meliputi:

Sayatan pada payudara sesuai jenis mastektomi.

Pengangkatan jaringan payudara, kelenjar getah bening, atau otot sesuai kebutuhan medis.

Penutupan luka menggunakan jahitan, lalu pemasangan drain untuk mengeluarkan cairan pasca operasi.
Prosedur ini umumnya memakan waktu 2–3 jam, tergantung kompleksitas kasus.

Pemulihan Setelah Mastektomi

Masa pemulihan pasca mastektomi bervariasi, tetapi umumnya pasien perlu beristirahat selama 4–6 minggu. Selama masa ini, pasien dianjurkan:

Mengikuti petunjuk perawatan luka dari dokter.

Menghindari aktivitas berat untuk mencegah pembukaan jahitan.

Melakukan latihan ringan untuk mengembalikan mobilitas bahu.
Selain pemulihan fisik, dukungan emosional sangat penting. Banyak pasien mengalami perubahan citra tubuh dan emosional setelah mastektomi. Konseling atau bergabung dengan komunitas survivor kanker dapat membantu proses adaptasi.

Rekonstruksi Payudara Pasca Mastektomi

Setelah mastektomi, pasien memiliki pilihan untuk melakukan rekonstruksi payudara. Prosedur ini bertujuan mengembalikan bentuk payudara menggunakan implan atau jaringan tubuh sendiri. Rekonstruksi bisa dilakukan bersamaan dengan mastektomi (immediate reconstruction) atau beberapa waktu setelah operasi (delayed reconstruction). Keputusan ini bergantung pada kondisi kesehatan pasien dan saran dokter bedah.

Kesimpulan

Mastektomi merupakan prosedur penting dalam pengobatan dan pencegahan kanker payudara. Memahami proses, risiko, dan pilihan perawatan pasca operasi akan membantu pasien membuat keputusan yang tepat. Konsultasikan setiap langkah dengan tenaga medis profesional agar hasilnya optimal dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan.

Exit mobile version